20 Jurnalis Ikuti Workshop Isu Perburuhan

BATAM – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam bersama Feratie Nederlandse Vakbeweging (FNV) Mondiaal, Belanda mengadakan workshop terhadap isu perburuhan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Sabtu (23/5/2015) di Hotel The Hills Batam.
20 Jurnalis Ikuti Workshop Isu Perburuhan

Workshop tersebut diikuti oleh 20 jurnalis di seluruh Kepulauan Riau (Kepri). Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam, Muhammad Zuhri, menyampaikan, pentingnya membahas masalah perburuan saat ini.

Zuhri mengatakan, selama ini pemberitaan yang muncul hanya tentang aksi-aksi demo tentang tuntutan mengenai upah.

“Selain dari persoalan itu, ada hal mendasar untuk mengangkat isu tentang buruh seperti pensiun, masalah kesehatan dan keadaan tempat kerja yang layak,” ujarnya.

Perwakilan dari FNV Tia, mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), sektor pendidikan sangat penting, karena masih banyaknya tenaga buruh yang masih berpendidikan Sekolah Dasar (SD).

“Padahal, dalam kegiatan ekonomi, buruh merupakan elemen terpenting, sebab proses produksi hanya bisa dilakukan apabila ada buruh,” ungkapnya.

Workshop ini akan juga menghadirkan Ketua SPSI Syaiful Badri, yang menyampaikan permasalahan MEA di Workshop on Labor Issues AJI.

Ketua panitia, Rio Batubara menjelaskan tiga tujuan yang ingin capai yakni meningkatkan pemahaman para jurnalis, terhadap berbagai macam isu buruh atau pekerja terurtama berkaitan dengan MEA.

Selain itu tujuan diadakannya workshop ini, mendorong jurnalis untuk melakukan liputan yang komprehensif dan mendalam tentang isu perburuhan.

Dari 20 peserta akan dipilih 5 peserta terbaik dan akan mendapatkan beasiswa liputan isu buruh selama dua bulan (Juni-Juli 2015) dengan jumlah pagu Rp 3 juta.

Posted in Kabar AJI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *