Beasiswa Workshop Jurnalistik, “Pernikahan Dini di Indonesia: Realitas dan Dampak Sosial”

AJI Indonesia dan UNICEF akan menyelenggarakan workshop bagi kalangan jurnalis untuk mengembangkan kapasitas dan pemahamannya mengenai isu anak, sehingga dapat mendorong Perlindungan Anak dan Pemenuhan Hak Anak di Indonesia. Workshop kali ini mengambil fokus mengenai isu dan liputan pernikahan dini di Indonesia. Workshop melibatkan 20 jurnalis terpilih dari seluruh Indonesia akan diselenggarakan pada tanggal 5 – 7 Juni 2015 di Jawa Barat.

Mengapa perlu mengikuti workshop ini?

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu-isu pernikahan dini, kesehatan ibu dan kesehatan anak yang terjadi sebagai dampak terjadinya pernikahan di usia muda. Serta mendorong adanya liputan media yang berkualitas dan beretika terkait isu pernikahan usia dini.

AJI dan UNICEF Indonesia merancang sejumlah program untuk menumbuhkan pemahaman jurnalis tentang isu pernikahan dan melahirkan dini, agar isu ini terus diangkat dan dipublikasikan.

Workshop difasilitasi mentor dari kalangan praktisi dan pemerhati pernikahan usia dini, AJI, dan UNICEF. Peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan (field trip) ke salah satu lokasi dimana angka pernikahan dini di wilayah tersebut cukup tinggi.

Bahan workshop dirancang dalam dua bagian, yaitu pemahaman yang mendalam terkait isu dan jurnalisme. Pada sesi ini akan dibahas mengenai perkawinan dan masalah kelahiran dini. Isu ini akan dieksplorasi dalam rangka memberikan masukan kepada pemahaman jurnalis terkait pernikahan usia dini dan dampak sosialnya.

Di akhir workshop, peserta akan dipandu membuat usulan liputan (outline) tentang dampak sosial dari realitas pernikahan dini di Indonesia. Usulan tersebut akan mendapatkan dukungan biaya operasional liputan maksimal sebesar Rp 2.000.000,- serta mentor pendamping dalam proses implementasinya.

Siapa yang dapat melamar beasiswa?

Jurnalis dari berbagai platform media (cetak/online, televisi, dan radio) dengan pengalaman kerja minimum 2 tahun.

Bagaimana cara mengajukan beasiswa?

Untuk dapat mengajukan beasiswa, rekan-rekan dapat mengisi dan mengirimkan formulir lamaran, CV, surat rekomendasi dari editor untuk mengikuti kegiatan ini, yang telah kami sediakan dan dapat diunduh di www.aji.or.id

Lamaran dikirimkan ke AJI Indonesia dengan perihal:

Beasiswa Workshop “Pernikahan Usia Dini”
Melalui email: beasiswa.aji@gmail.com

Selambat-lambatnya tanggal 25 Mei 2015

Bagaimana proses seleksi?

Seleksi dilakukan terhadap semua lamaran yang masuk. Prioritas diberikan kepada pelamar yang memberikan usulan liputan paling baik. Setiap pelamar akan menerima pemberitahuan mengenai terpilih atau tidaknya sebagai peraih beasiswa via email.

Apa kriteria usulan liputan terbaik?

1. Topik menyangkut tentang dampak pernikahan usia dini pada kesehatan anak

2. Orisinal, mengangkat masalah-masalah yang belum dikupas media lain

3. Liputan menantang, namun tetap realistis

4. Menggunakan narasumber yang kredibel

5. Laporan dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu yang disediakan

Bagaimana proses setelah seleksi?

Peserta terpilih akan mengikuti workshop di Jawa Barat yang terdiri dari 3 hari pertemuan. Peserta akan mengisi formulir konfirmasi untuk pengaturan akomodasi dan transportasi.

Apa yang dibiayai oleh beasiswa?

Biaya belajar selama tiga hari termasuk material pendukung, akomodasi dan makan selama loka karya berlangsung, transportasi dari kota asal ke tempat workshop dan sebaliknya, serta biaya operasional liputan maksimal Rp 2,000,000,-

Perlu informasi lebih jelas?

Jika rekan-rekan membutuhkan informasi lebih jelas terkait topik ataupun informasi lainnya, silakan mengirim email ke: beasiswa.aji@gmail.com

Posted in Kabar AJI and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *